-
Mesin Waktu
Saya tidak pernah setuju dengan konsep mesin waktu. Menurut saya, waktu terlalu misterius untuk bisa dimodifikasi. Usaha-usaha untuk membuat mesin waktu tidak lain dan tidak bukan adalah suatu usaha yang pada hakikatnya hanya buang-buang waktu. Kalaupun mungkin, misalnya ada teknologi yang bisa bikin kita kembali ke masa lalu, saya rasa cuma orang tolol yang mau…
-
Membakar Api
Aku dan Ayah sering berkemah di halaman belakang rumah. Hanya kami berdua. Nenek selalu marah kalau tahu aku berkemah di belakang rumah. Dalam benakku, Ayah adalah orang yang tidak suka bergaul. Kecuali denganku. Tetapi menurut penuturan Nenek, ia tidak selalu begitu. Pernah ada suatu masa Ayah sangat senang bersosialisasi dengan orang lain. Sejalan dengan profesinya…
-
Pengap
“Demi apapun ya, Pak Sukran, saya ini kalau diajak ngomong soal apapun, pasti bisa. Apapun.” Pria itu mengambil korek gas di atas meja. “Jadi, kalau Pak Sukran lagi butuh saran soal apapun, saya pasti bisa kasih masukan.” Lanjutnya. Kemudian dia menyundut sebatang rokok yang sudah dikeluarkannya dari bungkus sejak lima menit sebelumnya. “Kata orang-orang, lulusan…
-
Plumulova
Semua berawal dari benih. Tidakkah menakjubkan bahwa semua keruwetan dan keindahan kehidupan ini berawal dari sel? Konon, ada satu atau beberapa sel mengambang di lautan masa purba. Setiap sel punya dua kecenderungan utama yang menjadi ciri khasnya: tumbuh dan berkembang biak. Dua kecenderungan ini merupakan tujuan dalam dirinya sendiri. Sel yang tumbuh dan berkembang biak…
-
Sukar
Jui, tidak kusangka kita berpisah begitu cepat. Kau hampir tidak pernah mengalah. Kau selalu lebih dulu. Menang. Menjadi orang gagah. Sejak lahir. Kau anak walikota. Aku anak tanpa bapak. Kau tumbuh bergelimang harta. Aku berkawan lapar dan dahaga. Aku salut. Sejak pertama kita ketemu, aku sudah tahu. Kau bukan orang biasa. Ada api di matamu.…
-
Absen
Gilang, kita bertemu lagi di waktu yang amat tepat — di hari pernikahanku.Aku melihatmu tersenyum tulus, mendoakan segalanya. Aku begitu terharu bahwa kamu datang. Menyempatkan diri, jauh-jauh dari Argentina. “Nggak mungkin, lah,” ujarmu, ketika kukatakan bahwa kamu tak perlu berkorban waktu dan tenaga sebanyak itu — bahwa kamu bisa saja sekadar mengirim video ucapan selamat.…
-
Bukan Cinta
Aku jatuh cinta kepadamu bukan karena perlu. Juga bukan karena alam semesta yang memberi restu. Perasaan ini tak begitu agung sampai-sampai seluruh dunia harus tahu. Dan keinginan ini tidak suci dari kekurangan-kekuranganku. Nyata atau tidaknya, aku tak peduli. Selamanya atau hanya detik ini saja, aku tak mau ambil pusing. Sayang, kita hanya manusia. Tidak luar…
-
Sistematika Manusia
Awalnya, seperti wajarnya semua orang mengira, aku kira bangsa India itu seragam. Begitu juga dengan prasangkaku soal bangsa Cina, orang bule, dan orang-orang kulit hitam. Padahal kalau dilihat dari bagaimana orang-orang di Indonesia itu beragam, harusnya sudah jelas bahwa pada umumnya yang namanya bangsa itu isinya mesti beragam. Tetapi memang wajar juga kalau pada awalnya…
-
Teman di Taman
Hubungan paling otentik yang bisa dimiliki manusia sebetulnya adalah hubungan pertemanan. Kenapa demikian? Coba cek baik-baik, semua jenis hubungan lainnya selain pertemanan menempatkan kedua belah pihak pada posisi yang tidak setara. Terutama hubungan paling awal yang dimiliki oleh manusia, yakni hubungan orang tua dan anak. Bayangkan sebuah skenario, misalnya seorang perempuan, sejak lahir sampai remaja…
-
Tips & Trik Menjadi Raja* yang Baik
*atau Ratu 1. JANGAN TERLALU DEKAT DENGAN SIAPAPUN Ada anggapan bahwa seorang pemimpin itu harus dekat dengan rakyat supaya bisa memahami apa yang mereka inginkan. Ini mungkin berguna kalau pemimpin yang dimaksud adalah seorang ketua kelas atau ketua RT. Lain halnya kalau yang dimaksud adalah pemimpin sebuah negeri. Selain secara teknis sangat merepotkan, usaha-usaha untuk…