-
Tentang Kerja
Dulu aku pikir orang kerja itu… ya kerja aja, gitu. Nggak ada embel-embel lain. Nggak ada mikirin perencanaan keuangan supaya mencukupi pengeluaran bulanan. Nggak ada mikirin nabung. Nggak ada mikirin ambisi naik jabatan. Nggak ada mikirin asuransi. Kerja, ya kerja aja. Habis itu hidup. Udah. Dulu aku juga nggak pernah ngebayangin bahwa ada banyak orang…
-
Usaha Meniru
“Kaia?” “Mel!” “Bagaimana— tapi kau kan—” Mel tak kuat melanjutkan kalimatnya, ia hanya ternganga. “Aku tahu. Hahahaha. Hampir semuanya bereaksi sama sepertimu.” “Menjadi alfa tak berarti apa-apa di dimensi ini.” Kaia semakin terkekeh. “Betul sekali. Banyak yang lebih parah dariku lho. Bulan lalu aku bertemu alfa gugus Gilian, dia bahkan tak ada ponsel.” “Tapi kurasa…
-
Drakor Mystic Pop-Up Bar
Aku lagi mau namatin drama Mystic Pop-Up Bar. Ceritanya tentang seorang perempuan yang bunuh diri di era Joseon dengan cara gantung diri di sebuah pohon keramat. Karena pohon keramat ini, well, keramat, maka bunuh diri di pohon keramat merupakan dosa yang sangat besar. Ibarat udah ngebunuh 100.000 orang. Akhirnya si perempuan ini dihukum dengan cara…
-
Nengok Sungai
Hari ini, tadi, main ke curug. Nggak bisa dibilang curug juga sih. Kurang. Tapi buatku yang anak ngendog di rumah, aktifitas begini sudah lumayan banget. Herannya, sepulang dari sana badan nggak pegel. Kirain bakal pegel soalnya tadi jalan lumayan jauh—untuk seorang anak rumahan. Tapi tempatnya bakal enak sekali kalau dipakai untuk sekadar bengong. Banyak amben…
-
Overloaded
Aku selalu berusaha meyakinkan diri bahwa hal-hal yang aku tahu sampe sekarang bakal berguna, bakal bermanfaat, dan pada akhirnya bakal memberikan pengaruh yang penting di dalam hidup. Tapi, sumpah, ini berat banget. Dan sampe sekarang aku melewati setiap hari dengan berusaha mendistraksi diriku sendiri dari pemahaman-pemahaman ini. Tapi ke mana pun aku berusaha lari, mereka…
-
Berdikari
Aku kepingin cepat mandiri. Bukan mandiri finansial (aja), tapi menurutku yang lebih penting dan seru itu mandiri material. Artinya, meskipun nggak punya uang tetep bisa makan dengan cukup. Pengen punya kebun, beberapa hewan ternak, dan sarang lebah madu. Pengen masak pakai kayu bakar. Pengen irit pakai minyak sayur. Pengen di rumah pake penerangan seadanya kecuali…
-
the Well-Corrupted World
Menurutku semua orang itu sakit. Bukan SEDANG sakit, ya, tapi MEMANG sakit. Sakit sebagai kata sifat, bukan kata kerja. Sepertinya menjadi sakit adalah sebuah keniscayaan dalam hidup ini. Aku ragu ada orang yang dari berojol sampai mati tidak pernah sakit sedikitpun. Pasti ada sakitnya, walau sekadar bisul, cacar, atau anxiety yang berkepanjangan. Yang nggak sakit…
-
Dear Friend
Teruntuk, Manusia-manusia utuh yang kukenal dan mengenal diriku. Pahlawan sekaligus bajingan yang tak akan pernah kutukar meski dengan surga dan segala kenikmatannya. Kepala-kepala batu yang mulai kurindukan lebih dari masa kecilku sendiri. Siapapun yang merasa, atau bahkan hanya firasat saja, bahwa dirinya termasuk mereka yang aku maksud, dengarkanlah. Atau mungkin lebih tepatnya, bacalah. Terserahlah, Bodat,…
-
Hasrat Bersenggama dengan Tuhan
Rini tidak menyukai laki-laki. Menurutnya laki-laki tidak cantik. Tidak ada bagian tubuh laki-laki yang cantik. Demikian juga dengan perangainya. Dan yang paling buruk dari semua itu adalah alat kelamin mereka. Penis laki-laki sama sekali tak ada apa-apanya dibandingkan estetika bentuk dan tekstur yang dimiliki vagina. Secara fisiologis juga, penis tidak layak dibandingkan dengan vagina. Kebanyakan…
-
Timbul Tenggelam
Merangkul kenyataan bahwa diri dan kehidupan pribadi tidak punya arti terlalu besar jika dibandingkan dengan kemegahan seluruh keberadaan ini, terkadang bisa membuat kita jadi sedikit lebih cuek terhadap rasa sepi yang masih terus bercokol di sekujur sanubari. Oh, memang seharusnya begini ya, hidup itu? Intinya adalah melepaskan diri dari berbagai macam kebohongan yang kita tanamkan…